Menjadi
bos yang memilki banyak bawahan? Mau banget! Tapi gak boleh sembarangan, guys! Menjadi bos berarti juga memikul
tugas dan tanggung jawab yang seabrek banyaknya. Belum lagi kalau ada masalah
dengan perusahaanmu, pusingnya bikin seluruh badan ikut sakit. Apalagi kalau
ditambah dengan suasana kantor yang tidak kondusif akibat ada karyawan yang
tidak menyukaimu sebagai bos. Tambah males kerja deh! Lalu bagaimana caranya
agar sebagai bos, kamu disukai karyawanmu? Kamu wajib tahu 5 hal ini, guys!
1.
Konsisten
& Komitmen
Sebagai
seorang atasan, kamu harus memiliki sikap tegas namun tetap berwibawa. Kamu
harus bisa konsisten dan komitmen terhadap point-point yang sudah kamu susun. Jangan
sampai karyawanmu kecewa denganmu karena ketidak konsistenan dan ketidak
komitmen-an kamu.
Berilah karyawanmu tugas dan tanggung jawab sesuai denga
porsinya masing-masing. Jangan berlebihan karena kamu merasa senang dengan
karyawan tersebut atau malah sebaliknya, karena jika seperti itu kemungkinan
karyawanmu malah menjadi mmalas bekerja karena baban kerja yang terlalu tinggi
dan cenderung menjadi tidak menyukai kamu sebagai atasan.
2.
Penghargaan
Dan Hukuman
Banyak
pekerja yang mengeluh dan mengalami kekecewaan saat mereka merasa penilaian atasan
kurang adil. Misalnya kamu sebagai atasan memberikan gaji yang sama untuk
setiap karyawan tanpa melihat kinerja karyawan tersebut sehari-harinya, apakah
ia pernah melakukan kesalahan, bagaimana cara ia bekerja, bagaimana ia
berhubungan dengan rekan kerja lainnya, bagaimana kedisiplinannya, dan
sebagainya.
Para
pekerja yang rajin akan merasa usahanya untuk bekerja sebaik mungkin tidak
dihargai, dan akhirnya banyak yang menjadi malas atau bahkan memilih resign.
Untuk itulah kamu harus menerapkan sistem pemberian penghargaan dan hukuman
ini, agar karyawan yang kurang baik bisa termotivasi dan tahu dimana letak
kekurangannya, sedangkan pekerja yang memiliki kenerja baik akan semakin
termotivasi untuk lebih baik lagi.
3.
Berhubungan
Baik Dengan Karyawan
Sesibuk
apapun kamu, sebagai seorang atasan ada baiknya kamu mengambil waktu luang
untuk sekadar ‘say hello’ dengan karyawanmu, 5 menit saja sudah cukup. Para
karyawan cenderung akan merasa senang apabila merasa dirinya dihargai dan
dianggap ada oleh atasannya.
Selain
dapat memotivasi karyawan, dengan hal ini kamu juga bisa memonitor pekerjaan
karyawanmu secara langsung dan mengetahui hal-hal yang tidak mungkin kamu
ketahui disaat-saat pertemuan atau meeting
resmi.
Jangan
pernah merasa takut akan tersaingi oleh bawahanmu. Jangan gengsi mengajak
karyawanmu makan siang bersama, atau datang ke acara yang diadakan oleh
bawahanmu. Jalin persahabatan dengan semua karyawan.
4.
Pandai
Memanajemen Masalah
Jangan pernah memaki, memarahi bahkan menghina
karyawan didepan customer atau karyawan lain, karena akan mempengaruhi mental
mereka.
Jika
ada permasalahan, selesaikanlah secara baik-baik. Bersikaplah baik kepada
mereka, dengan begitu mereka akan merasa tidak enak hati karena telah berbuat
kesalahan. Berbeda jika kamu marah-marah dan meneriaki mereka misalnya, mereka
cenderung malah akan benci pada atasan karena telah mempermalukan mereka atau
malah down hingga tak mau bekerja lagi.
5.
Profesional
Jangan
pernah membawa-bawa masalah pribadi ke dalam tempat kerjamu. Apalagi sampai menjadikan
karyawanmu sebagai pelampiasan. Apalagi untuk kamu yang sudah menjadi bos di
usia muda, dan cenderung memiliki emosi yang meledak-ledak.
Beberapa
atasan juga mungkin ada yang memiliki sifat subjektif, sehingga akan
menimbulkan ketidakadilan dan kecemburuan pada para karyawan. Atasan yang
subjektif cenderung akan melibatkan emosi pribadi atau chemistry, dan tanpa
sadar akan lebih care dengan karyawan yang mempunyai chemistry denganmu.
Hal
ini tidak baik dan dapat merusak kekompakan tim kerjamu. Perlakukan semua
karyawan dengan sama rata. Karena yang membedakan mereka adalah kinerja mereka.
Memang
menjadi bos harus siap dengan berbagai tugas, tanggung jawab dan
konsekuensinya. Bagaimana denganmu? Siapkah menjadi bos keren yang disukai
semua orang?




Komentar
Posting Komentar