Sobat, tak bosan-bosan rasanya
menjelah pantai-pantai di seputaran Gunungkidul. Selalu ada saja pantai-pantai
baru yang kemudian menjadi destinasi wisata dan menjadi tempat para penikmat
travelling menghabiskan waktunya.
![]() |
| Pantai Watu Lumbung Dari Atas Image by @devi.erhma |
Nah, kali ini saya berkesempatan
sedikit berbagai cerita ketika mengunjungi salah satu pantai baru yang ada di
Gunungkidul bersama sahabat. Pantai tersebut oleh warga sekitar di sebut dengan
nama Pantai Watu Lumbung. Jika kamu lihat, nama ini sebenarnya sesuai denan
pemandangan di sekitar pantai. Selain terdapat air laut yang jernih dan sedikit
pasir pantai yang putih bersih, di sekitar tepian pantai bertebaran aneka
batuan dan karang yang membentuk formasi. Salah satunya yang paling besar
memiliki bentuk yang menyerupai lumbung.
![]() |
| Pantai Watu Lumbung Dari bawah Image by https://www.youtube.com |
Lumbung dalam masyarakat jawa
merupakan sebuah tempat yang pada zaman dahulu banyak dipergunakan untuk
menyimpan berbagai hasil panen agar tahan lama. Fungsinya mungkin sama dengan
gudang pada zaman sekarang. Sangat menakjubkan, sobat.
Tapi untuk sampai ke pantai ini,
kamu harus sedikit berusaha, guys. Karena
rute menuju pantai ini lumayan buruk. Apalagi jika hujan turun, jalanan akan
menjadi sangat licin. Selain belum beraspal, untuk turun ke pantai ini, kamu
harus memarkirkan kendaraanmu diatas baru kemudian berjalan kaki kurang lebih
sekitar 15-20 menit kebawah mengikuti sebuah jalan setapak.
![]() |
| Pantai Wediombo terlihat dari atas pantai Watu Lumbung Image by @devi.erhma |
Pantai ini terletak di sebelah
barat Pantai Wediombo, kurang lebih 20-30 menit menggunakan kendaraan bermotor.
Pada awalnya pun, kami tidak berencana untuk pergi ke Pantai Watu Lumbung ini.
Namun jiwa petualang kami akhirnya menang dan kami akhirnya bersusah payah
mencapai tempat ini.
Fasilitas yang ada di pantai
inipun masih sangat minim, hanya ada beberapa rumah penduduk dan belum ada
fasilitas umum. Penginapan paling dekat dengan pantai ini berada di Pantai
Wediombo. Jadi saya sarankan untuk membawa bekal dan persiapan sebelum
berkunjung kesini.
Untuk masuk ke pantai inipun
ketika saya dan sahabat saya berkunjung masih gratis, cukup mengeluarkan 5.000
rupiah saja di pos retribusi Pantai Wediombo dan 2.000 rupiah untuk menitipkan
motor di salah satu penduduk desa karena memang belum ada yang menyediakan
tempat parkir.
![]() |
| Image by @devi.erhma |
Namun sungguh, perjuangan kamu
nggak akan sia-sia. Pemandangan yang disuguhkan benar-benar eksotik, sobat! Dari
atas akan terlihat hamparan pantai dengan laut biru hingga ke cakrawala. Saat sore
tiba, sunset nan eksotik bisa membuat kamu terpesona. Dari bawah, kamu bisa
menyaksikan tebaran karang dan juga memancing atau snorkling.
Penasaran? Datang aja sendiri dan
jangan lupa share pengalamanmu bersama teman-teman!




Komentar
Posting Komentar