Dermaga: 16/33



16

Sebagai setetes air
Aku juga ikut melambung
Menuju kebiruan dan kebeningan langit
O di manakah langitku duhai Kekasih
Jika tidak bertapa dalam diriMu?

Sejak semula mulutku suling firmanMu
Membelai lembah-lembah dan bebukitan
Dengan rinai syahdu suara Daud

Maka lembah menumbuhkan aneka bunga
Mengantar harumnya hingga ke Sidratil Muntaha
Sedang bukit senantiasa berdiri
Sebagai perlambangMu yang selalu tajalli*

*Kuswaidi Syafi’ie - Tarian Mabuk Allah
16: Dermaga

Komentar